Begini Kasus Pasutri yang mencuri Gas, Mengharukan!

Beberapa hari lalu ramai kabar mengenai pasutri yang melakukan pencurian tabung gas tiga kilo gram di kawasan Kwitang, Senen, Jakarta Pusat. Mereka adalah EL (35) dan IA (32), pasangan pasutri yang tertangkap mencuti tabung gas.

Dua pelaku sendiri sudah mengakui perbuatan mereka, hal ini dingkapkan oleh Kapolsek Senen Kompol, Ari Susanto.

Ia mengatakan kalau pelaku mengambil tabung gas Elpiji demi kelangsungan hidup sehari-har mereka. Keduanya pun sudah menyesali perbuatan mereka. Ari juga menambahkan, korban, yakni Muhammad Yusuf yang tabung gasnya dicuri oleh pasutri tersebut merasa iba dengan kedua pelaku. Ia pun memaafkan tindakan yang dilakukan keduanya.

Korban merasa iba dan prihatin dengan kehidupan dari keduanya. Dengan asalan kemanusiaan, korban pun memaafkan pelaku. Ia pun mencabut laporannya dan menyelesaikan masalah tersebut secara restoratif.

Aksi pencurian tabung gas tiga kilogram ini sebelumnya terjadi di Jalan Kramat IV Ujung Senen, Jakarta Pusat, pada Sabtu (30/10). Pada video yang sempat viral, keduanya bersama dengan dua anak mereka menggunakan sepeda motor lalu tiba di warung jajan.

Setelah itu seorang pelaku secara diam-diam turun dari kendaraannya. Ia mencabut selang dari gas yang ada di warung tersebut. Meski ia merasa aman, namun tindakannya terekam kamera CCTV yang ada di sekitar tempat kejadian.

Ketika ia merasa aman, pelaku pun langsung membawa tabung gas tersebut dan pergi dengan motor mereka. Keduanya diamankan di daerah Senen, Jakarta Pusat, pada Minggu (31/10).

 Polsek Senen pun berencana untuk memberikan bantuan kepada keluarga tersangka yang diamankan, yakni dengan memberikan pengecekan kesehatan dan bantuan lainnya yang kemungkinan dapat berguna bagi mereka.

EL mengaku jika ia melakukan tindakan ini untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, yakni untuk makan. Ia mengatakan saat ini kondisi keluarganya tengah sulit untuk bisa bertahan hidup. Kedua pasutri ini mengaku kepepet dengan keadaan sehingga berakhir nekat mencuri tabung gas. Mereka juga mengaku khilaf bisa sampai melakukan hal tersebut.

Gas tabung yang mereka curi pun diakui mereka berdua untuk dijual karena putranya yang sakit. Pencurian pun baru kali ini mereka lakukan dengan motif ekonomi.

Ari juga mengatakan kalau keduanya tidak memiliki pekerjaan dan mereka kerap kali berpindah-pindah tempat tinggal untuk beristirahat.